PENDAHULUAN
Gaya Hidup Sehat
Indonesia sehat 2010 hanya dapat dicapai dengan komitmen dan kerja sama serta kerja keras pemerintah, masyarakat dan lembaga swasta. Indikator kesehatan yang sangat erat hubungannya dengan pencapaian Indonesia Sehat 2010 antara lain adalah : kegiatan fisik, merokok dan penggunaan obat terlarang, kegemukan dan obesitas, pencegahan beberapa penyakit antara lain penyakit jantung, kanker dll.
Penyakit jantung dan bahkan juga penyakit kanker dapat dicegah dengan mengubah dan memperbaiki gaya hidup. Beberapa kiat berikut bermanfaat untuk mencegah timbulnya kedua penyakit yang mematikan tersebut.
Yang paling penting, adalah dengan menghindari rokok dan tidak minum alkohol. Menghentikan merokok, terbukti dapat segera mengurangi risiko sakit jantung. Selain mencegah penyakit jantung tidak merokok juga dapat mencegah timbulnya penyakit kanker.
Tips lain yang juga penting adalah olahraga ringan, berjalan kaki misalnya, sejam sehari dan olahraga yang lebih berat (misalnya bersepeda, berenang, senam) satu jam seminggu. Orang yang tidak pernah olahraga mempunyai risiko serangan jantung dua kali lebih besar.
Mengenai makanan, berdasarkan analisa dari sekitar 4500 penelitian, terbukti makan sayur dan buah yang cukup banyak setiap hari (lima kali), dapat menjaga kesehatan kita. Kemudian, daging ayam dan ikan ternyata lebih baik dari daging kambing ataupun daging sapi. Namun cara memasak juga perlu diperhatikan. Kita tidak dianjurkan memasak daging yang kena api langsung. Jadi sebaiknya jangan sering-sering makan sate, kambing guling, ataupun ayam asap. Ikan, seperti dinyatakan di atas, merupakan makanan yang lebih baik daripada daging sapi atau kambing. Namun, ikan yang diasinkan agar bisa awet berbulan-bulan ternyata tidak baik buat kesehatan.
Badan terlalu gemuk, juga merupakan faktor risiko untuk serangan jantung. Bila Anda merasa terlalu gemuk, sebaiknya diet rendah kalori, dengan mengurangi kue, es krim dan jajan pasar. Ganti dengan sayur dan buah dan olahraga teratur. Gemuk sedikit tidak apa-apa, asal olahraga teratur dan banyak menkonsumsi buah dan sayur.
Beberapa hal yang perlu diingat adalah :
· Diet yang tidak sehat dan gaya hidup santai tanpa olahraga terbukti dapat menyebabkan timbulnya kanker.
· Kegemukan dan obesitas memudahkan timbulnya kanker payudara, usus besar, uterus, esofagus dan kanker ginjal.
· Konsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker payudara, mulut, tenggorokan, laring, esofagus, kanker liver.
· Risiko timbulnya kanker lebih meningkat lagi bila dikombinasikan dengan merokok.
· Gemuk yang berlebihan atau obesitas, bukan lagi faktor risiko, namun sudah dikategorikan penyakit, angka kematian pada obesitas jelas meningkat.
· makan yang berlebihan (jumlah kalori ataupun lemak) adalah diet yang tidak sehat.
· Demikian pula makanan yang diasinkan dapat meningkatkan kanker.
· Makan ikan amat dianjurkan untuk menjaga kesehatan, namun makan ikan yang diawetkan dengan diasinkan, harus dihindari.
· Makan sayur dan buah setiap hari dapat menekan risiko timbulnya berbagai kanker, misalnya kanker payudara, usus besar, mulut, kanker paru dan kanker cervix.
· Kombinasi olahraga dan diet dapat mencegah timbulnya kanker sebesar 30%. Olahraga apapun atau berjalan cepat setiap hari selama 30-60 menit amat dianjurkan. Cukup banyak anggota masyarakat kita yang merasa tidak bisa olahraga, karena harus berangkat bekerja pagi-pagi sekali.
· Dalam hal ini, olahraga bisa dilaksanakan sore hari atau begitu sampai di kantor pagi hari, kemudian berjalan cepat keluar kantor selama 15 menit, kemudian kembali ke kantor 15 menit, juga berjalan cepat.
Sebagai kesimpulan, penyakit kanker bisa dicegah. Menghentikan merokok merupakan upaya pencegahan terpenting. Hidup sehat dengan stop alkohol, setiap hari makan sayur, buah dan olahraga merupakan kebiasaan yang dapat mencegah timbulnya berbagai jenis kanker.
Tampaknya memang tidak mudah untuk mengubah kebiasaan kita, khususnya untuk menghentikan kebiasaan merokok. Namun, bila nasehat di atas diikuti, kesehatan keseluruhan kita akan lebih baik sehingga tidak mudah sakit. Mencegah lebih baik dari mengobati. Sekali lagi, penyakit jantung dan kanker dapat dicegah. Tentunya bila kita mau.
Mas, saya menulis tentang ini dalam situs saya dengan judul Paradoks Kanker di Indonesia. Saya hubungkan dengan Islam mayoritas agama. Mohon komentar Mas
Maaf Mas saya bukan Rudin Alfatich tapi Bahar Azwar bedah onko. Mohon alamat situs mading pesantren itu Mas.
Wassalam
Ass wr wb
Tentu Mas Rudin Alfatich, silahkan tempel di mading pondok pesanten. Rasanya pernah saya jawab ini, apakah mungkin yl tidak diterima ya. Wassalam, Zubairi D